| Azhari Cage |
ACEH UTARA — Di saat keluarga hanya bisa berduka, biaya pulang jenazah dari negeri orang menjadi beban berat yang harus mereka hadapi. Di tengah kesedihan itu, Senator DPD RI asal Aceh, Azhari Cage, turun tangan membantu memulangkan Sufrijal (26), pemuda asal Alue Lhok, Kecamatan Paya Bakong, Aceh Utara, yang meninggal dunia di Malaysia.
Azhari bahkan menanggung secara pribadi biaya pemulangan jenazah yang diperkirakan mencapai Rp22 juta, agar almarhum bisa kembali ke tanah Aceh dan dipeluk untuk terakhir kalinya oleh keluarga.
Sufrijal mengembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Pulau Pinang, Malaysia, pada 20 Oktober 2026 pukul 07.05 waktu setempat, setelah menjalani perawatan akibat gangguan paru.
Dikutip dari sudutkota.id, Azhari mengungkapkan bahwa dirinya dihubungi langsung oleh abang dan ayah almarhum yang memohon bantuan agar jenazah Sufrijal bisa dipulangkan ke kampung halaman.
“Saya ditelepon oleh abang almarhum bernama Hendra dan ayah almarhum untuk meminta bantu memulangkan anaknya yang telah meninggal,” ujar Azhari.
Tanpa membiarkan persoalan biaya menjadi penghalang kepulangan almarhum, Azhari menyatakan menanggung biaya pemulangan mulai dari Pulau Pinang hingga Paya Naden, Madat, Aceh Timur.
Jenazah dijadwalkan berangkat dari Kuala Lumpur pada Kamis (22/10/2026) pukul 14.55 waktu Malaysia menuju Bandara Kualanamu, Sumatera Utara, sebelum melanjutkan perjalanan darat menuju Aceh.
Bagi keluarga yang ditinggalkan, kepulangan itu bukan sekadar perjalanan lintas negara. Itu adalah kesempatan untuk membawa orang tercinta kembali ke kampung halaman, mengantarkannya ke peristirahatan terakhir, dan melepas kepergiannya dengan layak.
Azhari juga menyampaikan terima kasih kepada warga Aceh di Malaysia dan berbagai pihak yang telah membantu Sufrijal semasa hidupnya. Ia menilai kepedulian tersebut menjadi bukti bahwa solidaritas sesama warga Aceh tetap terjaga, meski terpisah jarak dan negara.
“Terima kasih juga kepada para pihak, terutama warga asal Aceh di Malaysia, yang telah membantu almarhum semasa hidup. Ini menunjukkan persatuan kita masih sangat kuat,” katanya.
Azhari berharap keluarga almarhum diberi kekuatan dan ketabahan menghadapi cobaan tersebut. Ia juga mendoakan agar Allah SWT mengampuni dosa-dosa almarhum dan menerima seluruh amal ibadahnya.
0Comments